Mahalkah biaya kuliah itu ?

Masuk perguruan tinggi negeri dan itu merupakan PTN favorit masih menjadi impian bagi lulusan SMA sekarang ini. Bahkan ada yang sampai rela menunda kuliahnya satu bahkan dua tahun guna mengejar impiannya masuk di perguruan tinggi impiannya. Menjamurnya berbagai media bimbingan belajar baik yang sudah ternama seperti Neutron, Primagama, SSC, dan beberapa lembaga bimbingan lain yang tersebar di seluruh pelosok penjuru kota pendidikan ini rupanya menjadi daya tarik sendiri bagi siswa yang menunda kuliahnya.
Alih-alih mau mendalami materi pelajaran lewat bimbingan belajar, namun ujung-ujungnya hanya sekedar tempat melepas waktu luang dan bahkan ada yang hanya main-main saja. Efektifkah hal tersebut?
Tanggal 13 April 2008 besok merupakan satu hari yang menentukan nasib dari ribuan calon mahasiswa baru yang ingin menetapkan studi kulianya di salah satu universitas ternama dan terfavorit di Jogja yaitu Universitas Gadjah Mada atau sering disingkat UGM. Ujian Masuk UGM itu sendiri dilakukan oleh pihak kampus dengan berbagai latar belakang yang dimiliki, dimana UM UGM memiliki prosentase yang lebih besar dibandingkan tes masuk melalui SPMB.
Di oemah 55 sendiri sedang ada 2 orang yang sedang sibuk mengulang dan membolak-balik buku pelajarannya dulu yang telah usang. Adalah galih dan riska yang rela menunda kuliahnya satu tahun ini guna mencapai impiannya masuk UGM tercinta. Bangga rasanya bila kuliah di sini (orang-orang says). Dalam pembicaraan dengan mereka berdua, ternyata galih sudah mendaftarkan diri di UII buat cadangan kalau gak lulus UM UGM nya. Yah, bakalan pindah kos dech.
Sukses deh buat mereka berdua, semoga sukses menembus UM kalian. Do’a semua member oemah 55 selalu terlantun buat seluruh penghuni oemah 55. Semoga kita semua sukses, sukses study, sukses keluarga, sukses kerja, sukses dunia dan akhirat. Amin.
[...] Kentungan Jogjakarta. Entah mau mendekatkan diri ama kakak atau mendekatkan diri ke calon kampusnya UGM atau [...]